Banyuwangi Police Watch (BPW)/Lembaga Pengamat Kepolisian di Wilayah Polres Banyuwangi adalah Organisasi Masyarakat / Ormas Nirlaba yang fokus sebagai Pengamat Swadaya Masyarakat. Kami menerima sumbangan dari para donatur, yang bersifat tidak mengikat. Kirimkan sumbangan Anda ke Rekening Bank Mandiri 1-430-012-521538, an: M.Hakim Said,SH (HP/WA: 0823-3835-5251). Dana akan digunakan maksimal untuk pengamatan, penelitian, analisa, investigasi, dan pengawasan kinerja kepolisian, pendampingan hukum, dan aksi tanggap sosial bencana bagi masyarakat terutama yang membutuhkan bantuan.
Kontak Langsung :
Alamat Kantor : Jalan Ikan Sulir, Perum Sutri Blok D1, Sobo, Banyuwangi. Kontak HP / SMS / WA : 0823-3835-5251

Tim Buser Polsek Kalipuro Bekuk Pembobol Rumah Saat Shalat Tarawih

Sabtu, 25 Mei 2019 | Pasang Iklan | Ingin Donasi? | Kerjasama | Lowongan | Gabung BPW


KALIPURO, BPW - Tiga orang yang diduga sebagai pelaku pencurian HP dibekuk tim Buser Polsek Kalipuro wilayah hukum Polres Banyuwangi, Jumat (24/5/19).

Identitas mereka antara lain, Slamet Harianto alias Sarkali, (36), warga Perum Griya Giri Mulya G-18, Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro, Sugiyono (37), warga Kelurahan Kemuningsari, Kecamatan Jenggawah dan Saripul Anam alias Arip alias Sarip (33), warga Lingkungan Kampung Baru, Kelurahan Bulusan, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur.

Ketiga orang ini diduga sebagai pelaku pencurian di rumah Sugianto, warga Dusun Krajan, Desa  Ketapang, Kecamatan Kalipuro. Rumah Sugianto disatroni para pelaku pada Minggu (12/5/19) lalu. Saat itu, sekitar pukul 18.30 WIB, korban bersama keluarganya berangkat shalat tarawih di Musholla dekat rumahnya.

“Korban meninggalkan kunci rumah di bawah kayu depan pintu samping rumahnya,” terang Kapolsek Kalipuro, AKP Jaenur Holiq melalui Kanit Reskirm Ipda Suyono, Jumat (24/5/19).

Dipaparkan Ipda Suyono, korban sengaja meninggalkan kunci tersebut karena ibunya belum pulang. Karena saat itu ibunya sedang takziah di rumah tetangganya. Nah, sepulang dari tarawih itulah, korban mendapati beberapa barang miliknya hilang. Diantaranya yaitu, 3 unit HP, sebuah jam tangan dan uang tunai Rp 300 ribu. "Total kerugian yang diderita korban sekitar Rp 10 juta," beber Suyono.

Akibat kehilangan itu, akhirnya korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Kalipuro. Atas dasar laporan itu, tim buser Polsek Kalipuro kemudian melakukan penyelidikan. Sehari kemudian, polisi berhasil mendeteksi keberadaan salah satu HP milik korban. HP tersebut saat itu dikuasai  Slamet Harianto.

“Kita langsung melakukan penangkapan terhadap terduga Slamet ini,” tegas Suyono.

Dari keterangan Slamet, polisi mendapat pengakuan, bahwa HP tersebut dibeli dengan harga murah dan tanpa dilengkapi doasbook. Polisi pun langsung menangkap pelaku lainnya yang bernama Sugiyono dan Saripul Anam sebagaimana disebutkan oleh Slamet Harianto kepada petugas yang menginterogasinya diawal.

Selain mengamankan 3 pelaku, polisi juga berhasil menyita Barang Bukti (BB) dalam kasus ini, yaitu sebuah doasbook HP Oppo, sebuah doasbook HP Samsung, satu unit HP Oppo, satu unit HP Samsung warna hitam dan satu unit HP Asus warna hitam.

“Ketiga pelaku sudah kita naikkan statusnya menjadi tersangka. Jeratan pasalnya Pencurian dengan Pemberatan atau penadahan, sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 ayat (1) ke-3 KUHP atau pasal 480 ayat (1) KUHP. Ancaman hukumannya maksimal 7 tahun penjara,” tandas Ipda Suyono yang sebelumnya sebagai Kanitreskrim Polsek Kota Banyuwangi ini. (Hakim Said)

Caption : Tiga pelaku pencurian dengan pemberatan yang ditangkap terkait pembobolan rumah warga

0 komentar:

Posting Komentar

Berikan komentar anda dengan baik dan benar, mohon tidak beriklan di kolom komentar. Jika anda ingin berpromosi, direkomendasikan/endorse, atau beriklan, anda bisa " Kontak Kami Langsung ". Terima kasih.

 

© Copyright Banyuwangi Police Watch (BPW) 2016 -2017 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.