![]() |
|
Tim Sar
Gabungan, sedang menyisir Pulau Mustika wilayah Pantai Pancer Pesanggaran
|
BANYUWANGI,
BPW - Operasi SAR Laka Laut hari ketiga pencarian
korban Erik masih terus berlangsung lagi hari ini, Senin (3/4/17). Hal itu
sebagai tindaklanjut operasi SAR ke 1 dan ke 2 yang belum membuahkan hasil
menemukan keberadaan korban kecelakaan laut Erik (25), pada Jumat (31/3/17)
sekitar pukul 22.00 WIB.
Pada operasi SAR kali ini, petugas
gabungan yang terdiri dari anggota gabungan TNI AL, Polair, Basarnas, TRC BPBD,
Relawan dan Nelayan. Menyisiri seputaran pantai Mustika tempat asal korban
dinyatakan hilang.
“Mohon doa dan supportnya, semoga
operasi hari ini bisa membuahkan hasil. Dan kepada keluarga yang ditinggalkan
dimohon kuat serta tabah menghadapi ujian dari Tuhan,” ujar Brikpa. Farid
Hendriawan, Kepala Pos Polair Pancer, Pesanggaran, Senin (3/4/17).
Diketahui, Sejak dinyatakan
hilang pada Jumat (31/3/17) sekitar pukul 22.00 WIB akibat terjangan gelombang
tinggi dan ombak besar, berakibat 2 orang yang sedang memancing dan duduk di
batu karang wilayah Pulau Mustika terjatuh dilaut.
Seorang pemancing dapat menyelamatkan
diri dan selanjutnya dievakuasi oleh rekan-rekannya. Namun sayangnya pemancing
satunya lagi keburu terseret gelombang laut dan kemudian hilang. Korban yang
hilang bernama Erik (25) warga Dusun Senepo RT 02 RW 01 Desa Barurejo, Kecamatan
Siliragung.
Sebenarnya, pada hari nahas itu korban
bersama dengan 6 orang temannya sesama penghoby mancing. Sekitar pukul 15.00
WIB mereka serombongan diantaranya Erik, Nurhadi, Kafid, Sodirun, Marun, Aden,
dan Sumiran berangkat degan menggunakan perahu dari Pantai Pancer menuju Pulau
Mustika.
Kira-kira pukul 16.00 WIB, rombongan
pemancing tersebut tiba di Pulau Mustika. Lalu masing-masing mencari tempat diatas
batu karang untuk memancing. Nah, sekitar pukul 22.00 WIB itulah terjadi cuaca
buruk, angin bertiup kencang disertai ombak besar yang menghantam batu karang
tempat mereka duduk dan memancing.
Selanjutnya teman-teman korban
melakukan upaya pencarian dengan menggunakan perahu yang mereka tumpangi. Namun
korban tidak dapat ditemukan. Lalu pada Sabtu (1/4/17) sekitar pukul 08.00 WIB,
mereka kembali ke Pantai Pancer dan melaporkan kejadian kecelakaan laut
tersebut ke Pos TNI AL Pancer dan langsung dilakukan pencarian sekitar pukul
09.30 WIB bersama TNI AL, Polairud dan Nelayan.
“Karena ombaknya besar, gelombang
tinggi dan angin kencang di kawasan Perairan Pancer, maka upaya pencarian pada
pukul 13.00 WIB ditunda karena membahayakan keselamatan Tim SAR,” ujar de
Setyawan, personil BPBD Kabupaten Banyuwangi kepada media ini. (Hakim
Said)




0 komentar:
Posting Komentar
Berikan komentar anda dengan baik dan benar, mohon tidak beriklan di kolom komentar. Jika anda ingin berpromosi, direkomendasikan/endorse, atau beriklan, anda bisa " Kontak Kami Langsung ". Terima kasih.