Banyuwangi Police Watch (BPW)/Lembaga Pengamat Kepolisian di Wilayah Polres Banyuwangi adalah Organisasi Masyarakat / Ormas Nirlaba yang fokus sebagai Pengamat Swadaya Masyarakat. Kami menerima sumbangan dari para donatur, yang bersifat tidak mengikat. Kirimkan sumbangan Anda ke Rekening Bank Mandiri 1-430-012-521538, an: M.Hakim Said,SH (HP/WA: 0823-3835-5251). Dana akan digunakan maksimal untuk pengamatan, penelitian, analisa, investigasi, dan pengawasan kinerja kepolisian, pendampingan hukum, dan aksi tanggap sosial bencana bagi masyarakat terutama yang membutuhkan bantuan.
Kontak Langsung :
Alamat Kantor : Jalan Ikan Sulir, Perum Sutri Blok D1, Sobo, Banyuwangi. Kontak HP / SMS / WA : 0823-3835-5251

Epilepsi Kambuh, Pencari Pasir Tenggelam Di Sungai

Jumat, 07 April 2017 | Pasang Iklan | Ingin Donasi? | Kerjasama | Lowongan | Gabung BPW


Warga masih terus melakukan pencarian di sungai malam hari atas hilang tenggelamnya korban Isrin (inzert kanan)

BANYUWANGI, BPW - Warga Dusun Krajan RT 05 RW 02 Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran digegerkan dengan hilangnya salah satu warganya bernama Isrin (54). 

Awalnya lelaki setengah abad lebih itu sedang mencari pasir di sungai dekat rumahnya sejak mpukul 09.00 WIB. Namun baru diketahui menghilang sekitar 15.30 WIB dalam kondisi cuaca hujan deras disertai petir hingga membuat debit air sungai naik. 

Keterangan beberapa warga sekitar tempat kejadian perkara (TKP), korban punya riwayat penyakit epilepsi. 

“Terakhir satu bulan lalu Pak Isrin kambuh epilepsinya,” cetus sumber media ini tanpa mau disebutkan namanya.

Di TKP, hanya ditemukan peralatan milik korban berupa cangkul, arko, dan topi serta sepasang sandal warna coklat. Keterangan warga lainnya, saat kejadian korban mengenakan kaos warna biru lengan pendek dan celana pendek warna hitam.

Wargapun rame-rame melakukan pencarian. Selain melakukan penyisiran diseputaran sungai, puluhan warga juga mencari dengan cara menabuh tetek alat-alat dapur sembari berkeliling.

"Tetek dengan alat dapur sambil keliling kampung ini merupakan keyakinan warga turun temurun bahwa Pak Isrin hilang disembunyikan lelembut atau orang halus,"  ucap Sapto salah satu warga yang ikut dalam pencarian.

Sekretaris Desa (Sekdes) Yosomulyo, Kecamatan Gambiran, Asrofi yang juga datang di TKP langsung bergabung ikut melakukan pencarian di saluran air yang diduga tempat korban tenggelam dan terbawa arus sungai.

“Ada dugaan korban ini jatuh karena penyakit epilepsinya kambuh. Kita terus berupaya mencarinya mas,” jelas Sekdes Asrofi, Jumat malam (7/4/17).

Hingga saat ini, pencarian terhadap korban hilang terus dilakukan warga Dusun Krajan, Desa Yosomulyo, dan dibantu oleh Kepala Dusun Krajan, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan TRC BPBD Kabupaten Banyuwangi juga sudah datang dan langsung melakukan pencarian bersama puluhan warga sekitar.

Upaya lain warga adalah berusaha menghentikan arus air yang deras dengan cara membuat saluran air yang baru. 

“Kita lakukan pemutusan saluran air dari atas, biar debit air bisa berkurang", ucap Sekdes Asrofi yang terjun langsung di lokasi.

Keterangan Asrofi, korban ini pekerjaannya bukan pencari pasir. Namun hanya memanfaatkan pasir sungai yang ada di dekat rumahnya itu untuk persiapan membangun rumahnya.

“Pasir itu hendak digunakan sendiri untuk persiapan membangun rumah miliknya", jelas Asrofi.

Hingga malam ini, warga bersama Kepala Dusun Krajan, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan TRC BPBD Kabupaten Banyuwangi terus berupaya mencari keberadaan korban. Namun meskipun sudah dilakukan penyisiran hingga beberapa kali, belum juga ditemukan keberadaan korban. (Hakim Said)

0 komentar:

Posting Komentar

Berikan komentar anda dengan baik dan benar, mohon tidak beriklan di kolom komentar. Jika anda ingin berpromosi, direkomendasikan/endorse, atau beriklan, anda bisa " Kontak Kami Langsung ". Terima kasih.

 

© Copyright Banyuwangi Police Watch (BPW) 2016 -2017 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.