Banyuwangi Police Watch (BPW)/Lembaga Pengamat Kepolisian di Wilayah Polres Banyuwangi adalah Organisasi Masyarakat / Ormas Nirlaba yang fokus sebagai Pengamat Swadaya Masyarakat. Kami menerima sumbangan dari para donatur, yang bersifat tidak mengikat. Kirimkan sumbangan Anda ke Rekening Bank Mandiri 1-430-012-521538, an: M.Hakim Said,SH (HP/WA: 0823-3835-5251). Dana akan digunakan maksimal untuk pengamatan, penelitian, analisa, investigasi, dan pengawasan kinerja kepolisian, pendampingan hukum, dan aksi tanggap sosial bencana bagi masyarakat terutama yang membutuhkan bantuan.
Kontak Langsung :
Alamat Kantor : Jalan Ikan Sulir, Perum Sutri Blok D1, Sobo, Banyuwangi. Kontak HP / SMS / WA : 0823-3835-5251

BERITA UTAMA PILIHAN REDAKSI

Hukum, Kepolisian, Keamanan, & Ketertiban

Politik, Pilpres, Pilkada, dan PIleg

Pemerintahan, Satpol PP, & Ketertiban Umum

Militer, Pertahanan, & Keamanan

Manusia, Alam, Nafas Kehidupan, dan Lainnya

Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan

Ribuan Warga Banyuwangi Jalan Sehat Bersama Artis Pesbukers

Minggu, 20 Agustus 2017 | Pasang Iklan | Ingin Donasi? | Kerjasama | Lowongan | Gabung BPW


Ribuan peserta jalan sehat tumplek blek di RTH Blambangan Banyuwangi

BANYUWANGI, BPW – Kemeriahan peringatan HUT Ke-72 RI digeber melalui acara jalan sehat ribuan masyarakat Banyuwangi, mulai anak-anak, remaja hingga ibu-ibu besama sejumlah artis Pesbukers. Acara yang dipelopori PT Unilever ini digelar pada Minggu pagi (20/8/17).

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas mengapreasiasi kegiatan yang melibatkan masyarakat Banyuwangi ini. “Ini adalah acara yang bagus mengajak masyarakat hidup sehat. Jalan sehat adalah olah raga murah yang memiliki dampak yang bagus buat kesehatan,” ujar Bupati Anas dalam sambutannya.

Anas juga menyampaikan terima kasih karena Banyuwangi telah dijadikan tuan rumah untuk acara ini. “Bagi kami program acara ini sangat positif menginspirasi masyarakat untuk turut berperan aktif mengisi kemerdekaan apapapun bentuknya,” lontarnya.   

Jalan sehat ini mengambil rute, start Taman Blambangan – Jl. Susuit Tubun – Jl, PB Soedirman – Jalan Wahidin Sudiro Husodo dan Finish Taman Blambangan. Meski rute yang dilalui cukup pendek namun antusias masyarakat cukup tinggi. Salah satunya Rizky Nur H, yang mengaku senang ikut acara ini. “Senang aja, bisa senam bersama dan jalan sehat juga ketemu artis,” cetus mahasiswa Universitas Jember ini.

Selain masyarakat, sejumlah talent Banyuwangi Etno Carnival (BEC) dengan berbagai kostum, seperti putri Sritanjung, Patih Sidopekso dan gandrung  juga turut jalan sehat.

Sementara itu, Fahira Yuliandri, perwakilan dari Unilever menambahkan dipilhnya Banyuwangi sebagai gelaran acara ini, karena Banyuwangi dinilai kota yang bersih, masyarakatnya ramah dan aman. “Ini kota ke enam yang kami pilih untuk acara ini. Ini memang moment spesial untuk acara mengisi acara kemerdekaan RI – ke 72 kami menjatuhkan pilihan ke Banyuwangi, karena kotanya yang cantik dan masyarakatnya yang ramah,” ucapnya.

Usai jalan sehat acara ini dilanjutkan dengan hiburan dengan menampilkan sejumlah tarian khas Banyuwangi mulai tari gandrung, jaran dawuk hingga penampilan artis Pesbukers dan artis lokal Banyuwangi tak lupa unjuk penampilan. (Hakim Said)  

Peringati HUT RI, Warga Perum Sutri Banyuwangi Gelar Jalan Sehat



Suasana jalan sehat, dilingkungan Perum Sutri, Sobo, Banyuwangi
BANYUWANGI, BPW – Peringatan HUT ke-72 Kemerdekaan dipelosok tanah air terus menggema di seluruh masyarakat Indonesia, semuanya bersyukur dan merayakan dengan cara masing-masing. Tak terkecuali warga Perumahan Sutri lingkungan RW 03 yang terdiri dari 6 RT masuk Kelurahan Sobo, Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Minggu pagi (20/8/17), kurang lebih 1000 warga Lingkungan Perum Sutri menggelar jalan sehat dengan rute memutari kawasan perumahan sekitar 5 kilometer. Sementara berbagai hadiah dan door prize disediakan sebagai penyemangat untuk memeriahkan hari besar nasional ini. 


Menurut Achmad Tamami selaku ketua panitia, bahwa peringatan hari kemerdekaan dilungkungannya sudah diawali seminggu sebelumnya dengan beberapa perlombaan untuk kalangan anak-anak.


“Pada malam 18 Agustus 2017 warga lingkungan Perum Sutri melakukan doa bersama sebagai wujud syukur atas perjuangan para pahlawan yang telah berjuang hingga mencapai kemerdekaan. Dan hari ini sesuai jadual panitia, adalah jalan sehat dan disambung lagi dengan berbagai perlombaan untuk kalangan bapak-bapak serta ibu-ibu,” tutur Tamami panggilan akrab ketua panitia yang juga seorang guru di SMPN banyuwangi ini. 



Sementara ketua RW 03 Mariyono mengaku bangga dengan kekompakan warga dilingkungannya dalam memperingati hari kemerdekaan RI.


“Alhamdulillah kami panjatkan puji syukur ke hadirat Alloh SWT atas karunia kemerdekaan ini. Kami yang tinggal menikmati dan mengisi kemerdekaan ini dengan berbagai kegiatan positif bersama warga bisa kompak dan guyub rukun,” lontar ketua RW pensiunan dinas pertanian ini. (Hakim Said)

Samson Asal Kenya Tasbihkan Diri Sebagai Jawara I Banyuwangi Ijen Green 2017

Minggu, 23 Juli 2017 | Pasang Iklan | Ingin Donasi? | Kerjasama | Lowongan | Gabung BPW




Sang Jawara. Samson Karega Kamau, pelari asal Kenya saat menerima hadiah dan penghargaan dari Bupati Abdullah Azwar Anas lalu foto bersama jawara nomor 2 dan 3 di Reast Area Jambu Licin Banyuwangi

BANYUWANGI, BPW - Seperti prediksi banyak kalangan, akhirnya Samson Karega Kamau, pelari asal negara Kenya menjadi yang tercepat dalam ajang Banyuwangi Ijen Green Run 2017. Catatan waktu yang ditempuh pria kulit hitam tersebut hanya 1 jam 57 menit.

Samson menasbihkan diri sebagai Jawara lomba lari pada kategori lintasan 27 KM. Secara otomatis Samson berhasil mengungguli jawara Ijen Green Run tahun 2016 lalu, Sutikno asal Lumajang dengan selisih waktu hanya 1 (satu) detik.

"Saya sangat senang bisa menang. Buat saya lintasan yang dilewati tidak terlalu berat. Tapi yang membuat agak sulit karena jalannya sedikit licin. Tapi pemandangannya bagus, dan pelaksanaannya sangat terorganisir. Saya merasa puas," kata Samson usai memenangi Banyuwangi Ijen Green Run, Minggu (23/7/17).

Sedangkan untuk kategori 27 K putri diraih Ruth Theresia, pelari asal Bandung. Ruth berhasil mempertahankan gelarnya sebagai tercepat di kategori terpanjang di Ijen Green Run. Ruth mengaku bahwa track tahun ini lebih menantang dibanding tahun sebelumnya. Namun, kata dia, secara keseluruhan rute trail run masih enak untuk dilalui.

"Viewnya sangat bagus. Kita banyak melewati hutan, jadi masih bisa dilariin. Saya juga kagum sama kehangatan warga desa di sepanjang rute, mereka menyiapkan makanan kecil dan minuman," ucap Ruth.

Banyuwangi Ijen Green Run tahun ini melombakan tiga kategori 5 K, 15 K dan yang terpanjang 27 K. Even yang digelar kali kedua ini diikuti 550 pelari dalam dan luar negeri.

Rute pada even Ijen Green Run kali ini didesain lebih menantang dari tahun lalu. Tanjakan dan turunan curam membuat pelari harus memacu adrenalinnya lebih untuk memenangkan lomba. Para pelari melintasi hijau pepohonan, udara yang segar dan keramahan penduduk di sepanjang rute memberikan kesan tersendiri bagi para peserta.

Sebagaimana diungkapkan jawara kategori master 15 K, Abdul Manan asal Malang, yang terkesan dengan track lomba. Di lomba ini Abdul Manan menempuh lintasan hanya dengan waktu 1 jam 27 menit 48 detik.

"Rutenya menantang, tapi sangat menyenangkan karena alamnya bagus bisa sekaligus refreshing. Saya sangat mendukung Banyuwangi konsisten menggelar even trail run ini. Kalau yang jalanan, sudah banyak," cetus Manan.

Hasil lomba keseluruhan, 15 K Putra open diraih oleh Robby Dwi Kurniawan asal Probolinggo dengan catatan waktu 58 menit 56 detik. Mantan atlet nasional Ester Summah (Lumajang) memenangkan 15 K Putri open dengan waktu tempuh 1 jam 27 menit 48 detik.

Sementara di kategori 5 K Open Putra diraih oleh Risen Niak (Malang) dengan waktu 16 menit 28 detik, dan 5K open Putri diraih Ilmi Kurniawati dari Lumajang dengan catatan waktu 20 menit 19 detik. Pelepasan Ijen Green Run didahului dengan ritual unik, minum air dari kendi yang dilakukan oleh perwakilan pelari dari dalam dan luar negeri, simbol sehat dan kuat selama berlari. (Hakim Said)

Opini Publik, Pemerhati, Tokoh, Masyarakat

Profil & Aktifitasnya

Pengamat Polres, Polsek, Bhabinkamtibmas

 

© Copyright Banyuwangi Police Watch (BPW) 2016 -2017 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.