Banyuwangi Police Watch (BPW)/Lembaga Pengamat Kepolisian di Wilayah Polres Banyuwangi adalah Organisasi Masyarakat / Ormas Nirlaba yang fokus sebagai Pengamat Swadaya Masyarakat. Kami menerima sumbangan dari para donatur, yang bersifat tidak mengikat. Kirimkan sumbangan Anda ke Rekening Bank Mandiri 1-430-012-521538, an: M.Hakim Said,SH (HP/WA: 0823-3835-5251). Dana akan digunakan maksimal untuk pengamatan, penelitian, analisa, investigasi, dan pengawasan kinerja kepolisian, pendampingan hukum, dan aksi tanggap sosial bencana bagi masyarakat terutama yang membutuhkan bantuan.
Kontak Langsung :
Alamat Kantor : Jalan Ikan Sulir, Perum Sutri Blok D1, Sobo, Banyuwangi. Kontak HP / SMS / WA : 0823-3835-5251

BERITA UTAMA PILIHAN REDAKSI

Hukum, Kepolisian, Keamanan, & Ketertiban

Politik, Pilpres, Pilkada, dan PIleg

Pemerintahan, Satpol PP, & Ketertiban Umum

Militer, Pertahanan, & Keamanan

Manusia, Alam, Nafas Kehidupan, dan Lainnya

Tampilkan postingan dengan label > Kecamatan Blimbingsari. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label > Kecamatan Blimbingsari. Tampilkan semua postingan

Pria Ini Sesalkan Pemberhentian Sepihak Istrinya Sebagai Kasek TK Khadijah 142 Kaligung

Minggu, 01 Oktober 2017 | Pasang Iklan | Ingin Donasi? | Kerjasama | Lowongan | Gabung BPW


BANYUWANGI, BPW - Perasaan tidak puas menghinggapi diri Muhlas (48), warga RT 03 RW 01 Desa Kaligung, Kecamatan Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Betapa tidak ? Istrinya yang bernama Ropi'ah, S.Pd  sudah 15 tahun menjadi Kepala Sekolah (Kasek) di TK Muslimat NU Khadijah, Desa Kaligung, Kecamatan Blimbingsari, tiba-tiba diberhentikan dan digantikan oleh orang lain.

“Keluarga saya merasa dicemarkan. Dulu Kasek, sekarang jadi guru biasa. Apa lagi istri saya setiap pulang ngajar nyampek rumah pasti nangis,” tutur Muhlas.

Dikisahkan Muhlas, awal istrinya mengajar di Pondok Darul Makmur, Kecamatan Srono dibawah asuhan Kiai Tohak. Ia mengajar selama satu tahun. Setelah itu ia diminta mengajar di MI atau TK milik H. Rasad.

“Permintaan itu diizinkan oleh Kiai Tohak dan istri saya mengajar di TK. Waktu itu kepala sekolahnya Bu Nikmah warga Desa Gintangan, Kecamatan Rogojampi. Setelah Nikmah berhenti sebagai Kasek, istri saya menggantikan dan berjalan sudah 15 tahun,” jelas Muhlas.

Setelah berjalan 15 tahun, tahu-tahu istrinya mendapat surat pemberhentian sebagai Kasek.

“Yang aneh, sekitar 2 bulan sebelum ada surat keputusan pemberhentian, sudah ada kepala sekolah yang baru,” beber Muhlas.

Surat pemberhentian itu dibuat pada tanggal 14 Agustus 2017 dan baru diberikan tanggal 25 September lalu. Istrinya juga belum pernah menandatangani penyerahan jabatan kepada kepala sekolah yang baru , tapi sudah ada kepala sekolahnya yang baru.

“Sekarang dia hanya jadi guru kelas biasa. Akibat masalah ini, keluarga saya merasa dicemarkan. Saya dan istri sebenarnya tidak apa-apa kalau keputususan memang begini. Tapi bukan seperti ini cara memberhentikannya,” sergah Muhlas.

Ketua Yayasan Muslimat NU Kaligung, Maswah, ketika dikonfirmsi terkait pemberhentian kepala sekolah ini, berusaha ditemui dirumahnya tidak ada ditempat. Hanya ketemu dengan suaminya yang mengatakan, bahwa istrinya sedang rapat di Desa Gintangan. Dihubungi melalui telepon selularnya pada Minggu (1/10/17) pukul 16.57 WIB tidak diangkat dan SMS pun juga belum dibalas.  (Apong)

Caption : Muhlas, suami Ropi'ah mantan Kasek TK Muslimat NU Khatijah 142 Kaligung,

Kadissos Peni Handayani Salurkan Bantuan Kepada Anak PDB

Minggu, 09 April 2017 | Pasang Iklan | Ingin Donasi? | Kerjasama | Lowongan | Gabung BPW




Kadissos Peni Handayani, saat memberikan bantuan logistik dan permakanan kepada anak PDB Ahmad Taufik di Dusun Krajan, Desa/Kec. Blimbingsari

BANYUWANGI, BPW - Sebagai bentuk perhatin dan kepedulian, Kepala Dinas Sosial (Kadissos) Kabupaten Banyuwangi, Dra. Peni Handayani salurkan bantuan kepada anak Penyandang Disabilitas Berat (PDB).

Bantuan tersebut disampaikan oleh Kadissos Peni Handayani seusai mendampingi Bupati Banyuwangi. Abdullah Azwar nas membuka kegiatan program Kali Bersih di Desa Badean, Kecamatan Blimbingsari, Sabtu (8/4/17).

Bersama staf nya Bambang, Peni Handayani mendatangi rumah Muhamad Kholik selaku wali dari Ahmad Taufik anak PDB yang merupakan dampingan Yosua Sugiyantoro, anggota Tagana Banyuwangi.

Begitu tiba dirumah anak PDB disebelah timur kantor Kecamatan Blimbingsari, tepatnya di Dusun Krajan RT 02 RW 03 Desa/Kecamatan Blimbingsari, Peni Handayani langsung menuju tempat tidur Ahmad Taufik serta mencermati kondisinya.

Kadissos Peni Handayani saat melihat langsung kondisi anak PDB AHmad Taufik di Dusun Krajan Desa/Kec. Blimbingsari
Kemudian secara simbolis Kadissos Peni Handayani menyampaikan bantuan berupa permakanan dan logistik melalui salah satu keluarga anak PDB Ahmad Taufik.

“Semoga bantuan ini bisa bermanfaat dan berguna untuk ananda Ahmad Taufik. Doa kami, semoga keluarga disini bersabar serta selalu memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar diberikan kekuatan menjalani semuanya,” ucap Kadissos yang pernah menjabat sebagai Camat Tegalsari ini.

Diketahui, selama ini sudah beberapa waktu lamanya Ahmad Taufik selaku anak PDB didampingi oleh Pdt. Yosua Sugiyantoro. Kepada media ini, Pdt. Yosua sudah melaporkan keberadaan Ahmad Taufik sehingga mendapat atensi dari Dinas Sosial. 

“Syukurlah mas, Bu Kadis sudah turun langsung ke rumah anak PDB yang selama ini kami dampingi. Terimakasih atas perhatian dan kepedulian Ibu Kadis, semoga kebaikan ini di balas oleh Yang Maha Kuasa,” ucap Pdt. Yosua Sugiyantoro pegiat sosial yang selama ini aktif di Tagana Banyuwangi, Minggu (9/4/17). (Hakim Said)

Korban Angin Puting Beliung Terima Bantuan Dari BPBD

Kamis, 16 Maret 2017 | Pasang Iklan | Ingin Donasi? | Kerjasama | Lowongan | Gabung BPW




Made Sampurno alias Pak Muno ketika menerima bantuan kebutuhan dasar dari petugas BPBD Banyuwangi

BANYUWANGI, BPW - Korban rumah roboh akibat hujan deras disertai terjangan angin kencang puting beliung bernama Made Sampurno alias Pak Muno (70) mendapat bantuan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyuwangi.

Warga Dusun Blibis Desa Patoman, Kecamatan Blimbingsari itu dengan suka cita menerima penyerahan bantuan berupa kebutuhan dasar / logistik dari petugas BPBD mewakili Kepala Badan Fahar Suasana.

Bantuan itu diantaranya adalah kebutuhan dasar pangan, sandang, alat dapur, selimut, family kit, tikar dan terpal.

Pak Muno, selepas menerima penyerahan bantuan tersebut kepada menyatakan rasa terimakasih tak terhingga karena ada pihak yang mau peduli dengan nasibnya.

“Terimakasih kepada Tuhan yang telah mengirimkan bantuan kepada kami melalui bapak-bapak petugas BPBD Banyuwangi. Semoga kebaikan ini dibalas setimpal oleh Yang Kuasa,” tutur Pak Muno dengan kalimat bergetar, Kamis (16/3/17).

Seperti diketahui, akibat guyuran hujan deras disertai angin kencang (puting beliung) pada Rabu (15//17) pukul 04.00 WIB telah berdampak pada robohnya rumah seorang warga Dusun Blibis RT 02 RW 01, Desa Patoman, Kecamatan Blimbingsari milik Made Sampurno alias Pak Muno (70).

Untuk sementara waktu, Pak Muno pun harus ditampung dirumah salah seorang keponakannya mengingat rumahnya yang roboh rusak berat tidak bisa ditempati. 

“Warga sekitar bersama petugas PMI dan BPBD bersama-sama membersihkan sisa-sisa reruntuhan rumah serta menyelamatkan barang-barang yang masih bisa dipergunakan,” ungkap Ade Setyawan, petugas BPBD yang saat itu juga bersama kru nya langsung terjun ke lokasi rumah korban. (Hakim Said)

Opini Publik, Pemerhati, Tokoh, Masyarakat

Profil & Aktifitasnya

Pengamat Polres, Polsek, Bhabinkamtibmas

 

© Copyright Banyuwangi Police Watch (BPW) 2016 -2017 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.