![]() |
Anggota
Majelis Pers Nasional (MPN) Korwil Banyuwangi berfoto bersama setelah
pembentukan kepengurusan wilayah di Bunda Resto Jajag, Gambiran, Banyuwangi
|
BANYUWANGI,
BPW - Puluhan jurnalis media cetak dan online
dari wilayah Banyuwangi, Minggu siang (21/5/17) membentuk struktur organisasi
kepengurusan di bawah naungan Majelis Pers Nasional (MPN) di Bunda Resto Jajag
Banyuwangi.
Hadir dalam acara tersebut Bainah, wakil
Humas MPN Pusat. Menurut wanita berjilbab itu, pembentukan MPN Korwil
Banyuwangi sebagai wadah perlindungan kepada perusahaan media serta jurnalis di
Kabupaten Banyuwangi. Seandainya ada anggota terkena kasus ataupun pemerasan
dalam menjalankan tugas jurnalistiknya, maka MPN mempunyai tugas dalam
menyelesaikan perkara yang dihadapi oleh anggota serta perusahaan media.
“Selama kasus tersebut bukan kasus
pribadi, akan diperjuangkan oleh MPN,” tegas Bainah.
Dia mencontohkan, ada dua jurnalis di
Kabupaten Gresik dan Kabupaten Bojonegoro mengalami pemerasan, pengurus MPN
turun dan menyelesaikan permasalahan yang dihadapi di Kepolisian. Ketika
ditanyakan cakupan media, Bainah menjelaskan bahwa MPN juga sebagai wadah untuk
media harian, mingguan online, dan bulanan. MPN berpusat di Sekarputih blok
Pesanggrahan nomor 09 Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.
Saat ini, kepengurusan yang sudah dibentuk diantaranya Kabupaten Sidoarjo,
Pasuruan, Lumajang dan Banyuwangi.
“Kedepannya akan segera menyusul
pembentukan Korwil Malang, Pasuruan, Probolinggo, Jember, Bondowoso dan
Situbondo,” jelas Bainah.
Rudy K, selaku ketua terpilih Korwil
MPN Banyuwangi menyatakan, bahwa MPN bukan lembaga tandingan apapun. Menurutnya
semua punya dapur sendiri-sendiri. Dan MPN tidak akan pernah mengusik dapur
lembaga lain. MPN ada dimaksudkan sebagai wadah rekan-rekan wartawan yang
selama ini merasa terpinggirkan.
“Mereka jelas keberadaannya dan
legalitas kewartawanannya dari perusahaan media masing-masing,” lanjutnya.
Secara pribadi Rudy mengucapkan
terima kasih kepada beberapa media online dan cetak yang memberikan kepercayaan
kepada dirinya sebagai ketua.
“Pasca Pembentukan Korwil MPN di
Banyuwangi ini, saya dan beberapa pengurus yang lain akan segera lakukan
koordinasi persiapkan acara pengukuhan pengurus sekaligus deklarasi. Selanjutnya
diagendakan kegiatan Diklat untuk meningkatkan profesionalisme wartawan
sebagaimana di amanatkan UU Pers bekerjasama dengan KWRI (Komite Wartawan
Republik Indonesia),” ujar jurnalis dari Oposisi ini.
Terakhir Rudy menghimbau kepada rekan-rekan
wartawan yang tergabung di MPN, seyogyanya melakukan tugas kewartawanannya
dengan tidak melanggar kode etik dan berpegangan pada UU Pers. (Misbachul
Munir)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Berikan komentar anda dengan baik dan benar, mohon tidak beriklan di kolom komentar. Jika anda ingin berpromosi, direkomendasikan/endorse, atau beriklan, anda bisa " Kontak Kami Langsung ". Terima kasih.