Rabu, 08 Februari 2017

Wisata Edukasi Di Mapolres Banyuwangi,



Siswa TK Al-Ihsan Keliling Naik Mobil Patwal




Anggota Satlantas Polres Banyuwangi siap mengantar anak-anak TK Al-Ihsan naik motor BM

BANYUWANGI, BPW - Polisi sahabat anak. Slogan itu tergambar saat kunjungan 146 siswa TK Al-Ihsan Genteng ke Mapolres Banyuwangi. Sejumlah anggota Satuan Lalulintas yang biasanya melakukan pengaturan dan pengawalan rombongan pejabat beralih mengawal siswa TK.

Didampingi orang tuanya, anak-anak yang berusia antara 5-6 tahun itu naik sepeda motor BM maupun mobil operasional milik Korps Sabuk Putih. Mereka diajak mengelilingi jalan raya sekitaran Mapolres Banyuwangi. Bak pejabat penting, siswa TK Al-Ihsan hari itu merasakan bagaimana rasanya dikawal anggota kepolisian.

Tak satupun dari mereka yang terlihat takut. Rona keceriaan justru terpancar di wajah anak-anak yang mengenyam pendidikan pra sekolah dasar tersebut. Senyum mereka bahkan mengembang ketika dinaikkan kendaraan operasional Satlantas. Lantaran jumlah siswanya banyak, anggota Satlantas harus berulangkali keluar masuk Mapolres sambil membunyikan sirine khas pengawalan.

Selain merasakan pengawalan aparat, anak-anak ini juga mendapat pendidikan mengenai proses pembuatan SIM. Pengenalan tentang rambu-rambu lalulintas dan marka jalan juga diperoleh murid TK Al-Ihsan. Bahkan mereka tanpa ragu menyambangi ruang tahanan Polres Banyuwangi.

Menurut Yunima Marhaeni, pihak sekolah sengaja membawa semua muridnya ke Polres dalam rangka wisata edukasi. Para pendidik ingin mengajarkan tentang tertib lalulintas serta pemahaman hukum sejak dini. Itu sebabnya mereka diperkenalkan cara membuat SIM, fungsi rambu-rambu lalulintas sampai menyambangi tahanan.

“Orang yang berada dalam tahanan berarti bermasalah dengan hukum. Mereka ditangkap aparat atas sangkaan tindak pidana,” urai Kepala Sekolah TK Al-Ihsan itu, Rabu (8/2/17).
Kasek Yunima Marhaeni juga punya maksud lain. Kedatangan rombongannya yang diangkut 3 bus ke Mapolres Banyuwangi karena punya niat untuk menghilangkan kesan polisi itu galak. Justru sebaliknya, polisi bisa menjadi sahabat anak.

“Senang anak-anak bisa dekat dengan aparat. Tak ada keresahan dalam diri mereka saat bersua Pak Polisi. Ini merupakan salah satu edukasi yang baik bagi masa depan generasi bangsa,” ucapnya. (Hakim Said)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berikan komentar anda dengan baik dan benar, mohon tidak beriklan di kolom komentar. Jika anda ingin berpromosi, direkomendasikan/endorse, atau beriklan, anda bisa " Kontak Kami Langsung ". Terima kasih.