Siswa TK
Al-Ihsan Keliling
Naik Mobil Patwal
![]() |
Anggota
Satlantas Polres Banyuwangi siap mengantar anak-anak TK Al-Ihsan naik motor BM
|
BANYUWANGI, BPW - Polisi sahabat anak. Slogan itu
tergambar saat kunjungan 146 siswa TK Al-Ihsan Genteng ke Mapolres Banyuwangi.
Sejumlah anggota Satuan Lalulintas yang biasanya melakukan pengaturan dan
pengawalan rombongan pejabat beralih mengawal siswa TK.
Didampingi orang tuanya, anak-anak yang berusia antara
5-6 tahun itu naik sepeda motor BM maupun mobil operasional milik Korps Sabuk
Putih. Mereka diajak mengelilingi jalan raya sekitaran Mapolres Banyuwangi. Bak
pejabat penting, siswa TK Al-Ihsan hari itu merasakan bagaimana rasanya dikawal
anggota kepolisian.
Tak satupun dari mereka yang terlihat takut. Rona
keceriaan justru terpancar di wajah anak-anak yang mengenyam pendidikan pra
sekolah dasar tersebut. Senyum mereka bahkan mengembang ketika dinaikkan
kendaraan operasional Satlantas. Lantaran jumlah siswanya banyak, anggota Satlantas
harus berulangkali keluar masuk Mapolres sambil membunyikan sirine khas
pengawalan.
Selain merasakan pengawalan aparat, anak-anak ini juga
mendapat pendidikan mengenai proses pembuatan SIM. Pengenalan tentang
rambu-rambu lalulintas dan marka jalan juga diperoleh murid TK Al-Ihsan. Bahkan
mereka tanpa ragu menyambangi ruang tahanan Polres Banyuwangi.
Menurut Yunima Marhaeni, pihak sekolah sengaja membawa
semua muridnya ke Polres dalam rangka wisata edukasi. Para pendidik ingin
mengajarkan tentang tertib lalulintas serta pemahaman hukum sejak dini. Itu
sebabnya mereka diperkenalkan cara membuat SIM, fungsi rambu-rambu lalulintas
sampai menyambangi tahanan.
“Orang yang berada dalam tahanan berarti bermasalah
dengan hukum. Mereka ditangkap aparat atas sangkaan tindak pidana,” urai Kepala
Sekolah TK Al-Ihsan itu, Rabu (8/2/17).
Kasek Yunima Marhaeni juga punya maksud lain.
Kedatangan rombongannya yang diangkut 3 bus ke Mapolres Banyuwangi karena punya
niat untuk menghilangkan kesan polisi itu galak. Justru sebaliknya, polisi bisa
menjadi sahabat anak.
“Senang anak-anak bisa dekat dengan aparat. Tak ada
keresahan dalam diri mereka saat bersua Pak Polisi. Ini merupakan salah satu
edukasi yang baik bagi masa depan generasi bangsa,” ucapnya. (Hakim
Said)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Berikan komentar anda dengan baik dan benar, mohon tidak beriklan di kolom komentar. Jika anda ingin berpromosi, direkomendasikan/endorse, atau beriklan, anda bisa " Kontak Kami Langsung ". Terima kasih.